ANALISA AMATIR: PERANG KOTA BOM SARINAH

15 Jan 2016

Analisa ini berdasarkan blogwalking, penjelajahan baik dari media mainstream dan media non mainstream. Hasil bacaan kemudian direduksi berdasarkan tema dan dianalisa. Soal kebenaran saya serahkan kepada para pembaca blog ini.

Peristiwa teroris melalui peristiwa bom sarinah tepatnya bom komplek bisnis thamrin menyita perhatian saya. Terdorong dari rasa penasaran apa dibalik motif dan tujuan dari serangan teroris yang sering disebut media sebagai terror bom sarinah. Hasilnya cukup mengejutkan, Indonesia memang dijadikan target teroris. Hasil analisa saya ini bukan untuk mengecilkan hati masyarakat Indonesia, atau untuk mengkritik hastag yang dibangun di sosial media, #kamitidaktakut. Masyarakat memang tak perlu takut, namun setidaknya harus memahami apa dibalik peristiwa bom sarinah.

Peristiwa bom sarinah jangan dianggap sepele, terutama bagi aparat keamanan Indonesia. TNI & Polri harus tetap siaga dan bekerja sama dalam menangani persoalan ini. Peristiwa bom sarinah adalah fenomena gunung es dari rentetan peristiwa yang terjadi dan saling kait mengkait. Persolaan teroris berdimensi nasional dan internasional. Persoalan terror bom sarinah dan terror lain yang terjadi sejak tahun 2003 yakni peristiwa bom bali bernuansa makar. Jadi, saya hanya bisa menyarankan kepada pihak yang terkait dan berkepentingan akar menghapus secara tuntas bibit-bibit terorisme.

Nuansa makar terlihat jelas sekali dalam peristiwa bom Sarinah. Terlihat jelas gerakan terorisme yang berakar dari gerakan radikalisme agama mengarah ke makar. Teroris Bom Sarinah sengaja mengajak aparat keamanan untuk berperang dengan strategi perang kota. Teror bom tersebut berdampak yang cukup berarti bagi psikologi polisi dan para ekspatriat di Indonesia. Namun tidak mempunyai dampak ketakutan kepada masyarakat. Teror tersebut memang diciptakan demikian dengan tujuan menciptakan ketidakstabilan politik, keamnan dan ekonomi. Selain itu terror tersebut juga ditujukan untuk menarik simpati masyarakat muslim fundamentalis.

Mengapa demikian? Dari strategi perang kota yang digunakan serangan itu mengarah ke aparat keamanan dan symbol-simbol barat. Namun rencana untuk memporak-porandakan gedung-gedung yang berbau barat tidak berhasil akibat kesigapan aparat keamanan. Saya mengucapkan salut dan bravo untuk TNI & Polri atas penanganan secara cepat terror bom sarinah. Bravo TNI & Polri. Namun peristiwa ini juga harus menjadi pelajaran yang berharga bagi TNI & Polri terutama pada polri. Setidaknya dari peristiwa itu dijadikan pelajaran bagi aparat polisi bila bertugas untuk menambah alat perlindungan diri. Dari korban yang ada ada 3 polisi yang meninggal tertembak dan korban dari polisi terjadi karena luka tembak. Hal ini berarti sasaran teror memang aparat keamanan. Penduduk sipil terluka dan meninggal akibat terkena serpihan dari bahan peledak dan material bangunan yang runtuh berhamburan akibat ledakan. Target daerah yang dituju jelas, simbol-simbol kapital negara-negara barat. Tak heran bila 3 warga negara asing menjadi korban dan kedutaan amerika mengeluarkan peringatan warden sistem bertepatan pada kejadian peristiwa. Mall sarinah adalah tempat berkumpul para ekpatriat untuk makan siang, istirahat atau menyambut tamu kantor untuk meeting. Di Mall terebut memang cukup komplit menyediakan makanan dan minuman ala barat.

Warga sipil santai melintasi teroris yang mengacungkan pistol dan yang terkena tembakan rata-rata polisi

Nuansa makar dapat dilihat dari otak gerakan terorisme yang dikomandoi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dengan klaim mereka di media yang dirilis BBC.com. Kapolda Metro Jaya pun menyebut ISIS dibalik teror bom sarinah dibawah komando Bahrun Naim. CCN.COM bahkan menyebut teror bom sarinah adalah serangan yang terintergrasi ISIS yang kini berubah menjadi Islamic State (IS). Gerakan teror sarinah menjadi bermakna agresi ISIS dengan perang kotanya dengan menerapkan strategi harakiri ala jepang. Strategi bunuh diri adalah strategi yang paling ditakuti dunia manapun hanya dengan mengirim satu pleton combatan yang telah dilatih disyuriah bisa memporak porandakan situasi kemanan, politik dan ekonomi.Teror bom sarinah bisa jadi merupakan awal dari agresi ISIS untuk melihat bagaimana pola TNI & Polri dalam menghadapi strategi perang kota ISIS.Untuk itu, negara sebaiknya tidak memberi ruang bagi pergerakan ISIS. Tumpas tuntas gerakan tersebut sebab ISIS telah menjadi akar separatism puluhan tahun belakangan ini.

Teror Bom Sarinah berhasil dilancarkan oleh Kelompok ISIS dengan aksi laga Muhammad Jibriel Abdul Rahman yang heroik bagi ISIS. Mungkin Aman Abdurahman dan Abu Bakar Baasyir tokoh pergerakan ISIS tersenyum lega di balik jeruji penjara dari aksi anak didiknya tersebut. Meski dipenjara tokoh pergerakan ISIS dapat senang karena ide-ide gerakannya belum mati, bahkan berkembang pesat. Melihat perkembangan gerakan ISIS tak perlu terlalu jauh melihat dari sel-sel atau faksi-faksi kelompok ya

ng dibangun, Namun dengan melihat perubahan istilah dari ISIS (Negara Islam Irak dan Syuriah) menjadi IS (Negara Islam saja). Ini berarti Indonesia juga menjadi target wilayah ISIS. Terlepas bahwa negara Islam itu utopia jika kita membaca sejarah nasionalisme dari Benidict Anderson.

Persoalannya yang perlu digarisbawahi adalah ISIS itu ada dan mengancam integritas nasional dari kacamata hungtinton (clash of civilization). Pendukung dan Penyokong ISIS di Indonesia ada terlepas dukungan itu minoritas dibanding dari mayoritas rakyat Indonesia yang sekular. Namun bila gerakan itu tidak dihentikan kemungkinan paling besar adalah Indonesia bakal terganggu stabilitas keamanan, politik dan ekonomi. Gerakan mereka terbukti banyak memporakporandakan Poso dan wilayah-wilayah perbatasan Indonesia lainya yang merupakan wilayah strategis bila dilihat dari geografi politik dan geografi ekonomi. Meskipun saya tidak percaya ISIS nantinya akan menuai keuntungan dan kemenangan dari gerakannya. Bisa jadi ada kospirasi perang modern melalui proxy gerakan separatis ISIS dari strategi perang modern.

Tulisan ini dibuat cukup singkat dan tidak mendetail karena keterbatasan waktu saya. Bila kurang jelas dari tulisan ini yang banyak dipadatkan melalui istilah dan konsep bisa dilanjutkan diskusi melalui komentar.pilihan lokasi teror yang tepat dan kena sasaran


TAGS peristiwa


-

Author

twitter @ahmadzainul

Follow Me