Motif Kecelakaan Lamborgini Tak Laik Jalan di Indonesia

1 Dec 2015

Berkendara supercar Lamborghini membutuhkan kesadaran bahwa mobil tersebut memenag dirancang untuk mobil cepat dengan digunakannya mesin sekelas mesin jet. Selain itu, pengendara membutuhkan pengetahuan safety driving yang matang ketika berjalan dalam kecepatan tinggi. Jika tidak akan menjadi bumerang bagi pengendara. Peristiwa supercar yang lepas kendali sering terjadi beberapa tahun terakhir di Indonesia. Hal ini membutuhkan perhatian seius bagi pemerintah Indonesia.

Realitas Kecelakaan maut mobil Lamborghini kerap telah banyak terjadi di jalanan Indonesia yang belum dirancang untuk kendaraan yang berkecepatan tinggi. Umumnya kecelakaan supercar asal Italia itu berakhir tragis, akibat kecepatan tinggi. Umumnya mobil tersebut menabra-nabrak sebeleum akhirnya ringsek berhenti, mesin terbakar, dan menewaskan korban. Kecelakaan Lamborghini tidak hanya terjadi di mancanegara, sejumlah kasus kecelakaan yang melibatkan mobil sport ini juga tidak jarang terjadi di Tanah Air. Berikut 5 kecelakaan tragis Lamborghini, baik yang terjadi di Tanah Air maupun mancanegara.

  • Kecelakaan Lamborghini ini terjadi di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Minggu 6 September 2015. Mobil sport berpelat nomor B 8 RBY ini menabrak sepeda motor bernopol B 6298 SWI. Korban luka lalu dilarikan ke Rumah Sakit Mitra, Jakarta.
  • Kecelakaan yang melibatkan supercar Lamborghini dan mobil boks ini terjadi di KM 17 Tol Ancol, Jakarta Utara, Minggu 5 Okotber 2014 pagi, sekitar pukul 05.30 WIB. Mobil mewah ini ternyata milik pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Menewaskan sopir box
  • Kecelakaan ini terjadi di KM 21.200 Tol Tanjung Priok arah Pluit pada Minggu 8 Juni 2014 pagi sekitar pukul 06.20. Persisnya di depan Kampus Bunda Mulia arah Bandara Soekarno-Hatta.
  • Terakhir Kejadian mengenaskan terjadi di Surabaya pada Minggu pagi, 29 November. Yaitu mobil berjenis supercar dengan merek Lamborghini, menabrak penjual kelontong di tepi jalan. Menewaskan pembeli STJMJ

Secara halus Jusri Palubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), menyatakan seperti dirilis beberapa media, ada tiga hal yang wajib dilakukan oleh pengemudi supercar saat mulai berkendara. Pertama, wajib mengetahui berapa tenaga mobil yang dikemudikan, kedua, kenali karakter handling, dan terakhir pelajari sistem pengeremannya.

“Kurang lebih lima menit pertama lakukan penyesuaian untuk mengetahui ketiga hal tersebut. Karena, mengemudikan supercar dengan mobil biasa itu sangat-sangat berbeda,” kata Jusri

Karakterter Lamborgini dan Pengakuan Hotman Paris

Hanya saja media otomotif Inautonews, Senin, 23 Desember 2013, menuliskan penyebab supercar asal Italia yang mogok di jalan tersebut di akibatkan karena ban meledak. Akan tetapi, insiden yang terjadi pada Kamis, 19 Desember 2013 itu, disebabkan supercar berkelir hijau tersebut overheat karena melalui jalur macet.

Alhasil, Lamborghini tiba-tiba mengeluarkan asap dari belakang yang ditimbulkan dari kap mesin. Bahkan kaca kap mobil pun pecah karena tidak kuat menahan panasnya mesin. Peristiwa yang terjadi pada sore itu pun menambah macet jalan tol dalam kota.

Berdasarkan data dari samsat-pkb.jakarta.go.id, mobil yang dikendarai Wiyang adalah Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera. Banteng ngamuk ini memiliki mesin V10 5.200 cc yang sanggup hentakan tenaga 561 daya kuda dengan torsi 540 Nm. Supercar asal Italia ini sanggup berakselerasi 0-100 kpj dalam tempo 3,4 detik, dengan kecepatan maksimal 325 kpj. Sementara itu Lamborghini Aventador LP700-4 Roadster milik hotman , menggendong mesin V12 berkapasitas 6.5 liter yang sanggup menghasilkan tenaga 690 Hp(510 kW) pada 8.250 rpm dengan torsi 690 Nm pada 5.500 rpm.

Mobil tersebut termasuk keluaran anyar dengan tipe Lamborghini New Gallardo LP 570-4 Spyder Performante. Hotman mengaku termasuk orang pertama yang memiliki tunggangan mewah tersebut di Indonesia. Menurut dia, mobil tersebut tidak bisa melaju pelan. “Kapasitasnya saja gede, sampai 6.000 cc,” ujarnya. Jadi, ujar dia, harus dipacu kencang agar tidak mogok.

Hotman menuturkan pernah satu kali mobilnya malah mogok karena dipacu pelan. Menurut Hotman, saat ngebut justru pendingin mesin mobilnya bekerja.

Lamborghini Aventador bukan pake sistem pendingin cair, tapi pake sistem pendingin udara jadi tak voleh stationer lama-lama yang bisa berakibat mogok atau mesin meledak. Nah sudah jelas kan, tipe mobil supercar seperti lamborgini berkarakter tidak bisa diajak jalan pelan. Motif memiliki mobil lamborgini bagi kebanyakan pemilik adalah symbol kesuksesan. Namun untuk menikmatinya tidak setiap waktu bisa dilakukan, alias jarang digunakan. Ada beberapa pemilik lamborgini untuk menikmati mobil supercarnya harus rela meluangkan waktu malam hari, itupun harus dijalan tol mengingat karakter mobil lamborgini tidak bisa dijak berjalan pelan.


TAGS peristiwa


-

Author

twitter @ahmadzainul

Follow Me