• 1

    Apr

    Transportasi Online dan Cermin Buruknya Transportasi Publik

    Hari senin lalu (28/3/16) saya naik taksi Bluebird Group Surabaya dari kampus B Unair Dharmawangsa Dalam. Buka pintu taksi, melihat argo menunjukan angka 7000. Duduk lalu ku sapa sopir taksi dengan hangat. Sopir pun menyapa dengan hangat dan bertanya tujuanku kemana? Langsung saya jawab Plaza Marina, Surabaya. Sopir asal Madura logat Jakarta yang hangat dan komunikatif membuat saya tak ragu membuka komunikasi lebih jauh. Pertanyaan saya awali dengan, kemarin bluebird Jakarta kasih layanan gratis sehari ya, untuk penumpang? Mau dong, taksi Surabaya demo lalu diberi layanan gratis sehari. Dengan logat Jakarta, sopir tersebut lang...
  • 15

    Jan

    ANALISA AMATIR: PERANG KOTA BOM SARINAH

    Analisa ini berdasarkan blogwalking, penjelajahan baik dari media mainstream dan media non mainstream. Hasil bacaan kemudian direduksi berdasarkan tema dan dianalisa. Soal kebenaran saya serahkan kepada para pembaca blog ini. Peristiwa teroris melalui peristiwa bom sarinah tepatnya bom komplek bisnis thamrin menyita perhatian saya. Terdorong dari rasa penasaran apa dibalik motif dan tujuan dari serangan teroris yang sering disebut media sebagai terror bom sarinah. Hasilnya cukup mengejutkan, Indonesia memang dijadikan target teroris. Hasil analisa saya ini bukan untuk mengecilkan hati masyarakat Indonesia, atau untuk mengkritik hastag yang dibangun di sosial media, #kamitidaktakut. Masyarakat memang tak perlu takut, namun setidaknya harus memahami apa dibalik peristiwa bom sarinah. Perist
  • 12

    Dec

    Berita Prostitusi Artis

    Tertangkapnya Nikita Mirzani terkait kasus prostitusi artis mengalihkan perhatian media mainstream dari kasus Mahkamah Kode Etik Setya Novanto (MKD) ke kasus prostitusi artis. Berita prostitusi artis tersebut langsung menghiasi headline media cetak dan online menggeser isu-isu lain. Media online langsung mengangkatnya sebagai topik pilihan, topik berita berseri yang layak menjadi sorotan. Contohnya saja kompas.com mengangkatnya sebagai liputan khusus, namun katagori beritanya masuk ke kantong entertainment. Secara tak tersirat kompas dot com ingin mengatakan isu prostitusi artis akan menjadi trend pemberitaan media namun isu tersebut sebenarnya bukan isu utama sehingga dikatagorikan ke rubrik entertainment. Media massa membuat isu begitu cepat beralih, belum terkupas tuntas pembahasan MKD
  • 1

    Dec

    Mengungkap Problematika Perguruan Tinggi Non Aktif

    Dunia pendidikan tinggi kita sedang diramaikan gara-gara jual beli ijazah yang dilakukan beberapa kampus swasta yang abal-abal. Ini bukan masalah baru yang dihadapi oleh dunia pendidikan tinggi Indonesia. Fenomena ini sudah lama terjadi, bahkan cenderung dibiarkan oleh negara, akibat lemahnya negara dalam mengawasi dunia pendidikan. Praktek jual beli ijasah palsu ibarat fenomena gunung es. Beberapa kali terjadi pergantian mendiknas/mendikbud yang diiringi dengan pergantian pejabat di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), tetapi juga nyaris tak tersentuh. Ibarat kebal dari hukum, praktik jual beli ijazah terus berlangsung, bah...
  • 1

    Dec

    Motif Kecelakaan Lamborgini Tak Laik Jalan di Indonesia

    Berkendara supercar Lamborghini membutuhkan kesadaran bahwa mobil tersebut memenag dirancang untuk mobil cepat dengan digunakannya mesin sekelas mesin jet. Selain itu, pengendara membutuhkan pengetahuan safety driving yang matang ketika berjalan dalam kecepatan tinggi. Jika tidak akan menjadi bumerang bagi pengendara. Peristiwa supercar yang lepas kendali sering terjadi beberapa tahun terakhir di Indonesia. Hal ini membutuhkan perhatian seius bagi pemerintah Indonesia. Realitas Kecelakaan maut mobil Lamborghini kerap telah banyak terjadi di jalanan Indonesia yang belum dirancang untuk kendaraan yang berkecepatan tinggi. Umumnya kecelakaan s...
  • 23

    Jan

    Pemilu Serempak dan gugatan uji materi Undang-undang Pilres

    Yusril Ihya Mahendra sekali lagi menunjukan kapasitasnya sebagai pakar hukum tata negara. Uji gugatan materi Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden yang diajukannya tidak diarahkan untuk menguji presidensial threshold. Namun untuk menguji satu pemilu (serempak) seperti yang diamanatkan UUD 1945. Uji materi UU tersebut berimplikasi pada tidak berlakunya presidensial thresshold. Yudisial review yang diajukan Yusril Ihya Mahendra akan diputuskan mahkamah konstitusi hari ini (23/01). Keputusan MK tersebut sangat ditunggu-tunggu banyak kalangan terutama kalangan partai politik. Dilihat dari jejaring kepentingan (jejaring kebijakan) kemungkinan besar MK akan mengabulkan yudisial review UU pilres tersebut. Hal ini berarti akan mengubah peta persaingan capres. 12 Parpol pese
- Next

Author

twitter @ahmadzainul

Follow Me